Tujuh Jemaah Haji Aceh Wafat di Tanah Suci

tujuh jemaah haji asal Aceh dilaporkan wafat di Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, akibat berbagai kondisi kesehatan yang dialami selama menjalankan rangkaian ibadah haji 1447 H/2026 M.
Salah satu area pemakaman di Kota Mekkah, Arab Saudi. (Ist)

SinarPost.com, Banda Aceh – Duka menyelimuti penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Sebanyak tujuh jemaah haji asal Aceh dilaporkan wafat di Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, akibat berbagai kondisi kesehatan yang dialami selama menjalankan rangkaian ibadah haji 1447 H/2026 M.

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh, Arijal, mengatakan jemaah terakhir yang dilaporkan meninggal dunia adalah Mahdi Muhammad Sufi (60), anggota kelompok terbang (kloter) 2 asal Kabupaten Aceh Besar.

Read More

Mahdi mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit King Abdul Aziz, Makkah, pada Rabu (3/6/2026), setelah menjalani perawatan akibat gangguan ginjal yang dideritanya.

Dengan wafatnya Mahdi, jumlah jemaah haji asal Aceh yang meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi menjadi tujuh orang.

Sebelumnya, Ibrahim Bin Abdul Kadir Nuh (74), jemaah kloter 10 asal Kabupaten Pidie, meninggal dunia di King Abdul Aziz Hospital pada 31 Mei 2026. Pada hari yang sama, Sulasry Abdul Gani (74), jemaah kloter 5 asal Kabupaten Bireuen, juga wafat di kamar hotel tempatnya menginap di kawasan Makkah.

Selain itu, Aminah Ahmad (76) dari kloter 13 asal Kabupaten Pidie Jaya meninggal dunia di Sheefa Hospital pada 30 Mei 2026. Sementara Siti Salmijah (83), yang juga berasal dari Pidie Jaya dan tergabung dalam kloter 13, wafat sehari sebelumnya di Rumah Sakit Mina Al Wadi.

Dua jemaah lainnya yang lebih dahulu berpulang adalah Maimunah Yusuf Ali (72) asal Aceh Tamiang dan Nurwaida Muhammad Yusuf (76) asal Kabupaten Bireuen. Keduanya meninggal dunia pada 26 Mei 2026 saat berada di Tanah Suci.

Arijal menyampaikan seluruh jemaah yang wafat telah mendapatkan penanganan sesuai ketentuan dan dimakamkan di Makkah.

Atas nama PPIH Embarkasi Aceh, Arijal turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. “Semoga seluruh almarhum dan almarhumah diampuni segala dosanya, memperoleh haji yang mabrur, serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kepada keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan ketabahan dan keikhlasan,” ujarnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *