Gekrafs Street Fest di Banda Aceh Hadirkan Videografer Amsal Sitepu

Videografer Amsal Christy Sitepu, mengisi acara talkshow pada kegiatan Gekrafs Street Fest di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Sabtu (2/5/2026).

SinarPost.com, Banda Aceh – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) Aceh menggelar acara bertajuk ‘Gekrafs Street Fest’ di kawasan Blang Padang, Banda Aceh.

Acara yang dipusatkan di Lapangan Basket Blang Padang dari tanggal 1-3 Mei 2026 ini dirangkai dengan beberapa agenda kegiatan yaitu Basket 3X3, Beatbox Battle, Breaking Battle, Breaking Kids Battle, dan K-Pop Dance Competition. Selain itu juga ada turnamen olahraga Basket yang diikuti 12 tim yang ada di Kota Banda Aceh.

Read More

Ketua DPW GEKRAFS Aceh, Sunnyl Ikbal, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan aspirasi dari para pelaku ekonomi kreatif Aceh khususnya yang ada di Banda Aceh.

“Kegiatan ini menjadi wadah bagi pelaku ekonomi kreatif untuk menampilkan karya, memperluas jejaring, serta menginspirasi generasi muda agar lebih aktif berkarya di era digital,” ujar Sunnyl, Sabtu (2/5/2026).

Selain itu, katanya, kegiatan ini diharapkan juga menjadi wadah bagi pemuda Aceh untuk terlibat dalam hal-hal positif baik dalam kerangka ekraf maupun olahraga, sehingga terhindar dari hal-hal negatif yang akhir-akhir ini kerap menyasar kaula muda, seperti narkoba, judi online, dan lain sebagainya.

Di event ini, pengurus GEKRAFS Aceh turut menghadirkan videografer Amsal Christy Sitepu, sebagai pembicara. Amsal merupakan salah satu pelaku ekonomi kreatif yang belakangan ini viral dengan kasus video profil desa di wilayah Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Amsal Christy Sitepu menjadi sorotan publik karena didakwa atas dugaan korupsi dalam proyek pembuatan 20 video profil desa di Karo. Ia sempat ditahan selama 130 hari, hingga akhirnya dibebaskan tanpa syarat pada Rabu (1/4/2026) karena tidak terbukti.

Pengadilan Negeri Medan menjatuhkan putusan bebas terhadap Amsal Christy Sitepu karena Majelis Hakim menyatakan terdakwa tidak terbukti melakukan tindak pidana.

Vonis bebas Amsal tidak lepas dari dukungan berbagai lapisan masyarakat Indonesia yang diberikan kepadanya, terutama Ketua Umum DPP Gekrafs Pusat, Kawendra Lukistian, dan Komisi 3 DPR RI. Publik menilai penahanan Amsal merupakan langkah mundur terhadap kemajuan ekonomi kreatif.

Publik tanah air seakan sepakat bahwa dibalik polemik angka dan audit anggaran yang menjerat Amsal Sitepu, tersimpan persoalan yang lebih mendasar, yaitu ancaman terhadap keberlangsungan industri kreatif di Indonesia.

Dalam kegiatan Gekrafs Street Fest yang berlangsung di Laangan Basket Blang Padang, Banda Aceh, Amsal Christy Sitepu memberikan motivasi dan arahan agar semua pelaku ekonomi kreatif di Provinsi Aceh agar tidak takut untuk berkreasi.

Dalam sesi talkshow, Amsal membagikan pengalaman serta perjalanan kariernya di dunia videografi, termasuk tips membangun personal branding dan memanfaatkan media sosial sebagai platform distribusi karya.

Tak lupa, ia turut menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Aceh atas dukungan terhadap dirinya selama menjalani proses hukum, hingga akhirnya dibebesakan tanpa syarat pada (1/4/2026) karena tuntutan dan tuduhan yang dialamatkan padanya tidak terbukti.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *