Penerbangan Umrah Langsung dari Bandara Sultan Iskandar Muda Kembali Dibuka

SinarPost.com, Banda Aceh – Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Kabupaten Aceh Besar, kembali melayani penerbangan umrah langsung (direct flight) menuju Arab Saudi. Sebanyak 395 jemaah asal Aceh diberangkatkan ke Tanah Suci tanpa harus transit di kota lain, Senin (29/6/2026).

Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal, mengatakan Pemerintah Aceh terus berupaya mempertahankan layanan penerbangan umrah langsung dari Banda Aceh agar masyarakat memperoleh kemudahan dalam menunaikan ibadah.

“Pemerintah Aceh terus berupaya agar penerbangan umroh langsung dari Banda Aceh selalu ada sehingga memudahkan masyarakat,” ujar Teuku Faisal saat menghadiri pelepasan penerbangan perdana di Bandara SIM.

Menurutnya, Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh memberikan perhatian besar terhadap keberlangsungan penerbangan langsung tersebut. Oleh karena itu, Pemerintah Aceh mengapresiasi Garuda Indonesia dan penyelenggara perjalanan ibadah umrah yang telah merealisasikan kembali layanan penerbangan tersebut.

Teuku Faisal berharap penerbangan umroh langsung dari Banda Aceh dapat terus berlanjut dan mendukung program pengembangan Pusat Umroh yang dicanangkan Pemerintah Aceh.

“Kita berharap penerbangan ini terus berlanjut ke depannya sehingga menjadi kelanjutan dari program Pusat Umroh yang dicanangkan oleh Pemerintah Aceh, di mana nantinya Bandara SIM dimaksudkan sebagai pusat penerbangan umrah maupun haji dari Indonesia,” katanya.

Pelepasan penerbangan perdana dilakukan oleh Gubernur Aceh yang berbohong Sekretaris Dinas Syariat Islam Aceh, Marzuki, di ruang tunggu internasional Bandara SIM. Kegiatan tersebut juga melibatkan para pemangku kepentingan yang beroperasi di bandara.

Sebanyak 395 jemaah diterbangkan menggunakan pesawat Boeing 777-300ER milik Garuda Indonesia menuju Arab Saudi. Ke depan, maskapai tersebut dijadwalkan melayani penerbangan umrah langsung dari Bandara SIM secara rutin satu kali setiap pekan.

Kembalinya layanan penerbangan langsung ini diharapkan memudahkan masyarakat Aceh menuju Tanah Suci sekaligus memperkuat posisi Bandara Sultan Iskandar Muda sebagai salah satu gerbang utama keberangkatan jemaah umrah dan haji di wilayah barat Indonesia.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *