SinarPost.com, Calang – Aceh Jaya merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Aceh yang menyimpan potensi wisata menjanjikan. Letak geografisnya yang berada diantara garis pantai dan pegunungan, membuat daerah bagian barat Aceh ini begitu indah yang layak dijajaki.
Selain memiliki pantai indah dan panorama alam yang memukau, daerah ini juga menyimpan jejak sejarah dan peradaban Islam yang masih terawat hingga saat ini. Salah satu destinasi yang layak masuk dalam daftar kunjungan saat anda berada di Aceh Jaya adalah Makam Po Teumeuruhuhom, salah seorang pemimpim dan ulama besar Aceh.
Makam Po Teumeuruhuhom merupakan sebuah situs religi yang tidak hanya memiliki nilai sejarah tinggi untuk diziarahi, tetapi juga menawarkan nuansa alam yang sangat tenang dan indah untuk dinikmati. Berkunjung ke makam yang terletak di puncak bukit Gampong Gle Jong, Kecamatan Jaya – sekitar 85 kilometer dari Kota Banda Aceh dengan daya tempuh lebih kurang dua jam ini tentu akan sarat makna.
Bagi masyarakat Aceh, nama Po Teumeuruhuhom bukanlah sosok yang asing. Tokoh yang memiliki tempat penting dalam perjalanan sejarah Aceh tersebut hingga kini masih dikenang melalui berbagai kisah yang diwariskan dari generasi ke generasi. Karena itulah, makamnya menjadi salah satu tujuan ziarah yang ramai didatangi masyarakat dari berbagai daerah, baik dari dalam maupun luar Aceh.
Po Teumeureuhom dengan nama lengkap Sulthan Salatin Alaiddin Ria’yat Syah merupakan salah satu ulama besar Aceh. Ia dikenal sebagai sosok pemimpin bijak, dihormati sebagai ulama sekaligus raja Kerajaan Lamno yang memimpin sejak tahun 1489 Masehi.
Po Teumeureuhom berperan besar dalam penyebaran syariat Islam dan adat Aceh. Bahkan ada sebuah pepatah yang sangat populer di masyarakat Aceh sampa saat ini yang berbunyi: “Adat bak Po Teumeureuhom, hukom bak Syiah Kuala.” Pepatan ini melambangkan betapa besarnya kontribusi Po Teumeureuhom dalam membentuk adat masyarakat Aceh.
Perjalanan Menuju Lokasi yang Menenangkan
Makam Po Teumeureuhom terletak di puncak bukit Gampong Gle Jong, Kecamatan Jaya. Tidak jauh setelah perjalanan anda menuruni Gunung Geurutee, salah satu gunung ikonik bagi pelintas jalan Banda Aceh–Calang. Untuk mencapai lokasi makam ulama Aceh ini akan sedikit menguras tenaga karena anda harus menaiki 99 anak tangga.
Meski demikian, anda tidak akan merasa Lelah karena setiap langkah terasa menenangkan. Rindangnya pepohonan dan sejuknya udara bukit membuat perjalanan terasa segar. Begitu sampai di lokasi, anda akan disambut pemandangan laut lepas yang menambah nuansa magis dan sakral dari makam ini.
Terletak di kawasan yang mudah dijangkau, Makam Po Teumeuruhuhom menghadirkan pengalaman wisata yang berbeda dibandingkan destinasi lainnya. Pengunjung tidak hanya datang untuk melihat situs bersejarah, tetapi juga merasakan suasana spiritual yang kental sambil menikmati keindahan alam yang mengelilingi kawasan makam tersebut.
Perjalanan menuju lokasi makam menjadi bagian menarik yang memberikan kesan tersendiri bagi wisatawan. Sepanjang perjalanan, hamparan perbukitan hijau dan panorama alam khas Aceh Jaya menyambut setiap pengunjung. Udara yang masih segar dan lingkungan yang relatif tenang membuat perjalanan terasa menyenangkan, terutama bagi mereka yang ingin sejenak menjauh dari hiruk-pikuk perkotaan.
Setibanya di lokasi, pengunjung akan langsung merasakan suasana yang berbeda. Kawasan makam tampak terawat dengan baik, dikelilingi pepohonan yang rindang dan lingkungan yang bersih. Nuansa religius begitu terasa ketika para peziarah datang silih berganti untuk memanjatkan doa dan mengenang jasa-jasa tokoh yang dimakamkan di tempat tersebut.
Perjalanan menuju Makam Po Teumeuruhuhom akan menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi setiap pengunjung. Lokasinya yang berada di kawasan dengan panorama alam yang masih asri menghadirkan suasana berbeda sejak awal perjalanan. Di sepanjang jalan, anda akan disuguhi pemandangan perbukitan hijau, pepohonan yang rindang, dan udara segar khas pedesaan Aceh. Suasana tenang yang jauh dari hiruk-pikuk perkotaan membuat perjalanan terasa lebih santai dan menenangkan.
Nuansa Religi yang Kental
Mengunjungi Makam Po Teumeuruhom pastinya anda akan langsung merasakan suasana religius yang begitu kuat. Lingkungan yang bersih dan tertata rapi menciptakan kesan nyaman bagi setiap orang yang datang. Para peziarah/pengunjung biasanya memulai kunjungan dengan membaca doa dan ayat-ayat suci Al-Qur’an di sekitar makam. Keheningan yang menyelimuti kawasan makam memberikan suasana yang mendukung kekhusyukan. Semilir angin yang berhembus perlahan di antara pepohonan menambah rasa damai yang sulit ditemukan di banyak tempat wisata lainnya.
Tidak sedikit pula wisatawan yang datang karena rasa ingin tahu terhadap sejarah Aceh. Mereka ingin melihat secara langsung situs yang selama ini mungkin hanya mereka dengar dari cerita orang tua, buku sejarah, maupun informasi yang beredar di masyarakat. Kehadiran mengunjungi langsung Makam Po Teumeuruhuhom tentu tidak hanya menjadi destinasi ziarah, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran sejarah yang terbuka bagi siapa saja.
Keistimewaan utama Makam Po Teumeuruhuhom terletak pada perpaduan harmonis antara nilai sejarah, religi, dan wisata alam. Di satu sisi, lokasi ini menyimpan kisah masa lalu yang penting untuk dikenang, yaitu sosok ulama besar yang berjuang menyiarkan Islam. Di sisi lain, kawasan sekitarnya menghadirkan panorama yang mampu memberikan ketenangan bagi setiap pengunjung.
Bagi wisatawan yang ingin mengenal Aceh lebih dekat, mengunjungi Makam Po Teumeuruhuhom merupakan pilihan yang sangat tepat. Destinasi ini menawarkan pengalaman yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan kesempatan untuk merenungkan perjalanan sejarah, memperkuat nilai-nilai spiritual, serta menikmati keindahan alam yang masih alami. (Adv)


