SinarPost.com, Aceh Besar – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar kembali melakukan penataan kawasan Pasar Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, guna menciptakan lingkungan pasar yang lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengatasi kemacetan yang selama ini kerap terjadi, terutama pada pagi hari saat aktivitas jual beli sedang ramai. Banyaknya pedagang yang membuka lapak di tepi hingga badan jalan sebelumnya menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan mengganggu kenyamanan masyarakat yang datang berbelanja.
Penataan pasar tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Salah seorang pengunjung, Putri (38), menilai kondisi Pasar Lambaro kini jauh lebih rapi dibandingkan sebelumnya.
“Sekarang lebih enak berbelanja karena jalannya sudah lebih terbuka dan tidak terlalu sempit seperti dulu. Biasanya kalau pagi sangat padat karena banyak pedagang di pinggir jalan. Dengan penataan seperti ini, kami sebagai pengunjung tentu merasa lebih nyaman,” ujarnya, Senin (30/3/2026).
Menurut Putri, langkah yang dilakukan pemerintah daerah sangat tepat mengingat Pasar Lambaro merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Aceh Besar.
Ia berharap penataan tersebut dapat terus dijaga agar pasar tetap tertib dan tidak kembali semrawut seperti sebelumnya.
“Kami berharap pemerintah terus mengawasi supaya kondisi pasar tetap rapi. Kalau sudah tertata seperti ini tentu sangat baik, baik untuk pedagang maupun pembeli,” tambahnya.
Hal senada disampaikan salah seorang pedagang sayur, Rahma (45). Ia mengaku penataan yang dilakukan membuat suasana pasar menjadi lebih teratur dan memudahkan pembeli untuk melihat dagangannya.
“Awalnya memang harus menata ulang tempat jualan, tapi sekarang jadi lebih rapi. Pembeli juga lebih mudah lewat dan melihat dagangan kami,” kata Rahma.
Menurutnya, penataan yang berkelanjutan perlu diikuti dengan peningkatan fasilitas pendukung, seperti kebersihan lingkungan pasar dan pengelolaan sampah.
“Kalau pasar bersih dan tertata, pembeli juga lebih senang datang. Kami sebagai pedagang tentu berharap kondisi ini bisa terus dijaga,” ujarnya.
Sementara itu, pengunjung lainnya, Fauzan (41), menilai keberadaan pasar yang bersih dan tertib akan berdampak positif terhadap aktivitas ekonomi para pedagang.
“Kalau pasar rapi dan bersih, orang pasti lebih senang datang. Pembeli juga merasa nyaman, sehingga pedagang pun bisa mendapatkan manfaat karena pengunjung semakin banyak,” kata Fauzan.
Ia juga berharap pemerintah daerah turut memperhatikan fasilitas pendukung lainnya, seperti tempat sampah dan area parkir.
“Selain penertiban pedagang, fasilitas seperti tempat sampah dan parkir juga perlu diperhatikan. Kalau semuanya tertata dengan baik, Pasar Lambaro bisa menjadi pasar yang lebih nyaman dan menjadi kebanggaan masyarakat Aceh Besar,” ujarnya.
Dengan penataan yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, Pasar Lambaro diharapkan dapat berkembang menjadi pasar tradisional yang lebih modern, tertib, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Aceh Besar.
“Kami berharap pemerintah terus melakukan pengawasan dan penataan secara rutin, supaya Pasar Lambaro bisa menjadi pasar yang bersih, tertib, dan menjadi pusat ekonomi masyarakat Aceh Besar,” pungkasnya.





