Distribusi Logistik Bencana di Aceh Capai 925.193 Ton

Rapat koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Aceh yang berlangsung di Meuligoe Wali Nanggroe, Sabtu (14/3/2026).

SinarPost.com, Banda Aceh – Dinas Sosial Aceh mencatat total distribusi bantuan logistik untuk penanggulangan bencana hidrometeorologi di Aceh hingga saat ini mencapai 925.193 ton. Bantuan tersebut berasal dari pemerintah daerah dan Kementerian Sosial Republik Indonesia, serta telah disalurkan ke seluruh kabupaten dan kota sebagai bagian dari penanganan darurat di wilayah terdampak.

Data tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial Aceh, Budi Afrizal, dalam rapat koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Aceh yang berlangsung di Meuligoe Wali Nanggroe, Sabtu (14/3/2026). Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Malik Mahmud Al-Haythar selaku Wali Nanggroe Aceh.

Read More

Budi menjelaskan, distribusi logistik difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi seperti banjir dan cuaca ekstrem yang terjadi di sejumlah daerah sepanjang tahun. Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dengan menggunakan data tunggal dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana serta persetujuan Pemerintah Aceh.

Berdasarkan rekapitulasi penyaluran, wilayah dengan penerimaan logistik terbesar adalah Kabupaten Aceh Tamiang dengan total 356.103 ton. Selanjutnya disusul Kabupaten Aceh Utara sebesar 201.219 ton, serta Kabupaten Bireuen yang menerima 86.065 ton bantuan.

Distribusi logistik yang cukup besar juga tercatat di Kabupaten Aceh Timur sebanyak 54.290 ton, Kabupaten Pidie Jaya 49.473 ton, serta Kabupaten Aceh Tengah 45.446 ton. Sementara itu, Kota Lhokseumawe menerima 18.068 ton bantuan logistik.

Untuk kategori distribusi menengah, bantuan disalurkan ke Kabupaten Bener Meriah 21.906 ton, Kabupaten Nagan Raya 12.860 ton, Kabupaten Aceh Selatan 10.331 ton, Kabupaten Aceh Barat 9.540 ton, dan Kabupaten Aceh Jaya 9.017 ton.

Selain itu, distribusi juga menjangkau Kabupaten Simeulue 7.959 ton, Kabupaten Aceh Besar 7.350 ton, Kabupaten Pidie 7.695 ton, serta Kota Langsa 6.418 ton.

Adapun wilayah dengan distribusi relatif lebih kecil meliputi Kota Sabang 4.799 ton, Kabupaten Aceh Singkil 4.337 ton, Kabupaten Gayo Lues 3.174 ton, Kota Banda Aceh 2.863 ton, Kabupaten Aceh Barat Daya 2.836 ton, Kota Subulussalam 2.388 ton, serta Kabupaten Aceh Tenggara 1.056 ton.

Selain bantuan kebencanaan, Budi Afrizal juga melaporkan realisasi berbagai program bantuan sosial di Aceh telah mencapai lebih dari 95 persen dari target penyaluran. Program tersebut meliputi Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sembako, bantuan usaha ekonomi produktif, serta bantuan bagi penyandang disabilitas.

Menurutnya, penyaluran dilakukan secara terkoordinasi lintas sektor untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan menjangkau seluruh wilayah terdampak. Ia juga menekankan pentingnya verifikasi data penerima manfaat agar program sosial menjelang Ramadan dan Lebaran benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Data ini menjadi dasar evaluasi kesiapsiagaan logistik serta penguatan respons penanganan darurat bencana di Aceh ke depan,” ujar Budi.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *