SinarPost.com, Banda Aceh – Di era digital saat ini, media sosial telah menjadi etalase utama bagi produk dan jasa. Konsumen tidak hanya mencari produk yang berkualitas, tetapi juga tertarik pada cara produk tersebut dipromosikan.
Oleh karena itu, kemampuan membuat konten yang menarik, kreatif dan inovatif, khususnya dalam bentuk video, menjadi keterampilan yang sangat penting bagi pelaku UMKM.
Menyikapi pentingnya promosi dalam bentuk visual, Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Diskop UMKM) Aceh menggelar Pelatihan Peningkatan Promosi UMKM Melalui Media Sosial dan Video Konten bagi seratusan pelaku usaha dari berbagai daerah di Provisni Aceh.
Kegiatan pelatihan ini berlangsung di Rasamala Hotel, Banda Aceh, dari tanggal 25-27 Juni 2026, dan diikuti 106 peserta pelaku usaha dari berbagai daerah di Provinsi Aceh. Sementara narasumber yang dihadirkan dari unsur akademisi serta pakar di bidang kewirausahaan.
Panitia pelaksana dalam laporannya menyebutkan, peserta berasal dari Kabupaten Aceh Jaya 3 orang, Aceh Barat Daya 10 orang, Biruen 3 orang, Lhokseumawe 3 orang, Aceh Utara 2 orang, Langsa 3 orang, Aceh Timur 2 orang, Bener Meriah 3 orang, Aceh Selatan 3 orang, Subusallam 3 orang, Aceh Besar 11 orang, dan Kota Banda Aceh 60 orang.
Melalui pelatihan ini, Diskop UMKM Aceh berharap para peserta dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam mengelola media sosial, membuat video promosi yang menarik, membangun citra usaha, serta memperluas jangkauan pemasaran secara digital. Dengan stategi promosi yang tepat, UMKM di Aceh mampu meningkatkan penjualan, memperluas pasar, dan memperkuat daya saing usahanya.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Aceh, Reza Ferdian, S.STP, M.Si dalam sambutannya saat membuka acara, Kamis (25/6/2026) sore, menyampaikan kegiatan pelatihan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Aceh dalam mendorong UMKM milenial untuk tumbuh dan berkembang, memiliki daya saing, serta mampu menembus pasar yang lebih luas, baik di tingkat regional maupun Nasional.
“Perkembangan Teknologi Informasi dan Digitalisasi telah membawa perubahan besar dalam cara masyarakat berkomunikasi, berinteraksi, dan bertransaksi. Saat ini, media sosial bukan hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga menjadi salah satu alat pemasaran yang sangat efektif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan Menengah (UMKM),” ujarnya.
Di Tengah persaingan usaha yang semakin ketat, sambung Reza, kemampuan mempromosikan produk secara kreatif melalui media sosial dan video konten menjadi kebutuhan yang sangat penting. Produk yang berkualitas perlu didukung dengan strategi promosi yang menarik agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas, meningkatkan penjualan, serta memperkuat daya saing UMKM.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan praktis dalam memanfaatkan berbagai platform media social, membuat konten yang menarik, serta menyususn strategi pemasaran digital yang efektif dan sesuai dengan karakteristik usaha masing-masing,” harapnya.
Reza mengimbau para peserta agar memanfaatkan kesempatan pelatihan yang dilakukan Pemerintah Aceh ini dengan baik. Dia menegaskan, pelatihan dilaksanakan sebagai upaya peningkatan SDM agar mampu menjalankan usaha secara berkesinambungan.
“Kami berharap para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh- sungguh, aktif berdiskusi, dan tidak ragu untuk bertanya. Jadikan kesempatan ini sebagai momentum untuk belajar dan bertransformasi menuju usaha yang lebih modern dan berbasis teknologi,” pungkasnya.
Pembukaan acara pelatihan tersebut dihadiri Kepala Bidang, Kepala Seksi serta pejabat Fungsional dilingkungan Dinas Koperasi dan UKM Aceh. Hadir juga para narasumber, peserta, dan tamu undangan. (**)





