SinarPost.com, Banda Aceh – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) memastikan pasokan energi berupa bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) di wilayah operasionalnya dalam kondisi aman selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Wilayah distribusi tersebut meliputi Provinsi Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, dan Kepulauan Riau.
Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi peningkatan konsumsi energi selama periode Ramadan dan Lebaran, Pertamina telah melakukan berbagai upaya penguatan layanan, antara lain dengan meningkatkan cadangan stok (build up stock) serta memastikan kesiapan sarana dan fasilitas distribusi.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjamin penyaluran energi kepada masyarakat dapat berjalan lancar, aman, dan terukur di seluruh wilayah operasional.
Selain itu, Pertamina juga menjalankan berbagai langkah mitigasi guna menjaga ketahanan pasokan energi, termasuk optimalisasi sistem distribusi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Sebagai perusahaan energi terintegrasi, Pertamina didukung oleh rantai bisnis yang saling terhubung, mulai dari sektor hulu, pengolahan di kilang, hingga distribusi ke masyarakat.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan energi selama Ramadan dan Idulfitri.
“Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus memastikan ketersediaan pasokan BBM dan LPG bagi masyarakat. Berbagai langkah antisipasi telah kami lakukan, mulai dari peningkatan cadangan stok, penguatan sarana distribusi, hingga koordinasi aktif dengan berbagai pihak terkait,” ujarnya, Jumat (6/3/2026).
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying karena pasokan energi dijaga tetap tersedia dan disalurkan secara optimal.
Pertamina juga mengingatkan masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak, efisien, dan sesuai kebutuhan.
Selain itu, masyarakat diimbau tidak melakukan penimbunan BBM maupun LPG karena tindakan tersebut melanggar ketentuan yang berlaku dan dapat dikenakan sanksi hukum.
Pertamina menyampaikan apresiasi kepada pemerintah, aparat, para pemangku kepentingan, serta masyarakat yang turut mendukung kelancaran distribusi energi di wilayah Sumatra Bagian Utara.
“Dengan sinergi dan dukungan bersama, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut akan terus memberikan layanan terbaik guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi,” pungkasnya.





