SinarPost.com, Banda Aceh – Pada tahun ini Pemerintah Aceh kembali menggelar Aceh Ramadhan Festival yang bertujuan menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H / 2026 M.
Pelaksanaan Festival Ramadhan ini digelar di kawasan Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh yang secara resmi dibuka pada Minggu (1/3/2026) sore. Kegiatan keagamaan yang mengusung tema “The Truly Spiritual Journey in Serambi Mekkah” ini akan berlangsung hingga 7 Maret mendatang.
Wakil Gubernur (Wagub) Fadhlullah atau yang akrab disapa Dek Fadh mengajak dinas terkait untuk menjadikan momentum ini sebagai sarana untuk menampilkan adat dan budaya Islami di Aceh, khususnya kegiatan masyarakat dalam menyambut dan menyemarakkan Ramadhan.
Hal tersebut disampaikan Wagub dalam arahannya saat memimpin rapat koordinasi penanganan inflasi, peringatan Malam Nuzulul Qur’an dan Festival Ramadhan 1447 H, di ruang Setda Aceh, Rabu (4/3/2026).
Hadir dalam rapat ini Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Alibasyah, Kajati Aceh Yudi Triadi, perwakilan dari Kodam Iskandar Muda, Kepala BPKP Perwakilan Aceh Nanang Agus Sutrisno serta para Asisten, Staf Ahli dan para Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh.
“Festival Ramadhan ini harus kita manfaatkan dengan baik dalam upaya kita mensyiarkan Islam dan pelaksanaan Syariat Islam di Aceh kepada saudara se-Nusantara, khususnya adat dan budaya masyarakat Aceh dalam memeriahkan bulan mulia ini,” ujar Wagub Aceh Fadhlulla.
“Insya Allah kegiatan ini akan dihadiri oleh Mendagri, beberapa Menteri dan anggota DPR RI juga menyatakan kesiapan dan antuasiasmenya hadir ke Aceh untuk melihat dan merasakan langsung semarak Ramadhan di Aceh,” sambung politis Partai Gerindra tersebut.
Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Aceh, Dedi Yuswadi, selaku penanggungjawab pelaksana menjelaskan, momentum Festival Ramadhan 2026 akan diisi dengan penyerahan sertifikat penetapan Masjid Raya Baiturrahman sebagai Cagar Budaya Nasional.
Untuk diketahui bersama, penutupan Festival Ramadhan yang dipusatkan di komplek Masjid Raya Baiturrahman akan diisi dengan sejumlah atraksi budaya khas Aceh di antaranya Idang atau hidangan berbuka puasa yang disiapkan di sekitar taman Masjid Raya Baiturrahman.
Selanjutnya ada ie bu peudah atau bubur pedas dan ie bu kanjie atau bubur kanji akan dibagikan kepada masyarakat. Penutupan Ramadhan Festival akan dirangkai dengan peringatan Malam Nuzulul Qur’an dan Trawih berjama’ah.





