Pasca Idulfitri, Pemko Banda Aceh Perkuat Pelayanan dan Disiplin ASN

SinarPost.com, Bnada Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada hari pertama masuk kerja pascalibur Idulfitri 1447 Hijriah, Rabu (25/3/2026), guna memastikan kedisiplinan aparatur serta optimalisasi pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh.

Dalam kegiatan tersebut, wali kota didampingi Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Jalaluddin, Asisten III bidang administrasi umum M Nurdin, serta Kepala BKPSDM Emilia Sofiana bersama sejumlah kepala SKPK lainnya.

Read More

Hasil sidak menunjukkan capaian yang menggembirakan. Tingkat kehadiran aparatur sipil negara (ASN) tercatat mencapai 99,65 persen dari total 6.324 pegawai yang tersebar di 44 organisasi perangkat daerah (OPD). Sementara itu, sebagian kecil ASN yang tidak hadir diketahui karena alasan sakit dan cuti sesuai ketentuan.

“Alhamdulillah, kehadiran ASN pada hari pertama kerja berada dalam kondisi yang sangat baik. Ini capaian yang patut kita apresiasi, sekaligus menjadi standar yang harus terus dijaga,” ujar Illiza.

Selain memantau kehadiran, wali kota juga memastikan langsung kesiapan layanan publik di berbagai unit, mulai dari jam operasional hingga respons petugas dalam melayani masyarakat. Ia menegaskan bahwa disiplin aparatur tidak hanya diukur dari kehadiran, tetapi juga dari kualitas pelayanan yang diberikan.

Menurut Illiza, momentum pasca Ramadan dan Idulfitri harus dimanfaatkan sebagai titik balik untuk memperkuat etos kerja ASN. Nilai disiplin, kejujuran, dan tanggung jawab yang telah dilatih selama bulan suci diharapkan terus diterapkan dalam tugas sehari-hari.

“Sidak ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi pengingat bahwa pengabdian sebagai ASN tidak boleh terputus oleh libur panjang. Kita harus kembali dengan kesiapan penuh untuk melayani masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Banda Aceh memiliki mekanisme tegas dalam menindak pelanggaran disiplin, mulai dari pembinaan hingga sanksi administratif, dengan tetap mengedepankan kesadaran dan tanggung jawab individu.

Lebih lanjut, peran pimpinan OPD dinilai krusial dalam menjaga budaya kerja yang disiplin dan profesional. Keteladanan pimpinan disebut menjadi faktor utama dalam membentuk karakter kerja aparatur di setiap instansi.

Dalam upaya peningkatan pelayanan publik, Pemko Banda Aceh terus mendorong layanan yang lebih cepat, responsif, dan humanis. Saat ini, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) berada pada angka 85,7 dengan kategori baik, dan ditargetkan meningkat menjadi sangat baik.

Penguatan juga dilakukan melalui pemanfaatan teknologi, seperti sistem absensi elektronik dan pengukuran kinerja berbasis digital untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas ASN.

“Disiplin itu bukan sekadar hadir tepat waktu, tetapi bagaimana waktu itu digunakan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Illiza.

Ia pun mengajak seluruh ASN menjadikan momentum pasca Lebaran sebagai awal baru dalam meningkatkan integritas dan kualitas pengabdian.

“Bekerja bukan hanya menjalankan tugas, tetapi sebagai bentuk amanah yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada masyarakat, tetapi juga kepada Allah SWT,” tutupnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *