Banda Aceh – Masa depan karir politik Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal, kini menjadi perbincangan di kalangan masyarakat Aceh khususnya warga Kota Banda Aceh.
Ada isu liar yang berhembus bahwa Illiza akan meninggalkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang telah membesarkan namanya dan merapat ke Partai Demokrot. Digosipkan, mantan Anggota DPR RI Dari PPP ini tengah mengincar posisi Ketua DPD Partai Demokrat Aceh.
Untuk diketahui, Ketua DPD Partai Demokrat Aceh saat ini dijabat oleh Rian Firmansyah atau yang akrab disapa Rian Syaf. Orang kepercayaan Riefky Harsya ini ditunjuk sebagai Plt Ketua Demokrat Aceh seusai pengunduran Muslim yang telah diangkat sebagai Komisaris Independen salah satu perusahaan BUMN.
Muslim sendiri adalah Ketua DPD Demokrat Aceh periode 2021-2026. Artinya, sesuai jadwal, Demokrat Aceh akan melakukan Musyawarah Daerah (Musda) pemilihan ketua baru pada tahun 2026 ini.
Nah, disini lah muncul gosip bahwa Illiza Saaduddin Djamal akan meninggalkan PPP yang sedang terpuruk dan berlabuh ke Partai Demokrat untuk mengincar kursi Ketua DPD Demokrat Aceh.
Gosip ini berembus setelah Illiza bertemu dengan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) serta elite petinggi Demokrat asal Aceh Teuku Riefky Harsya yang saat ini dipercayakan menjabat Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf).
Pun Illiza berambisi merebut Ketua DPD Demokrat Aceh dengan membangun hubungan akrab dengan elite DPP di Jakarta, langkah ini tentu tidak akan mudah karena Demokrat Aceh punya nama-nama besar yang telah mengakar dari akar rumput.
Sebut saja mantan Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Anggota DPR RI HT Ibrahim, dan Bendahara DPD Demokrat Aceh Nurdiansyah Alasta. Ketiga nama ini merupakan sosok-sosok yang paling hangat diperbincangkan di internal Demokrat Aceh sebagai calon kuat untuk merebut kursi ketua periode berikutnya.
Sementara Rian Syaf yang sejak ditunjuk sebagai Plt telah melakukan rapat konsolidasi dengan jajaran pengurus Demokrat Aceh kemungkinan besar tidak akan mau turun kelas untuk maju sebagai ketua dpd, mengingat posisi strategis yang diembannya saat ini di Jakarta (DPP Demokrat dan Kementerian Ekraf).
Respon Illiza
Illiza Sa’aduddin Djamal telah merespon perihal isu yang menyebut dirinya akan meninggalkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan merapat ke Demokrat.
Illiza menegaskan bahwa saat ini ia fokus untuk menyelesaikan tugasnya sebagai Wali Kota Banda Aceh serta menyelesaikan berbagai masalah yang ada di Kota Banda Aceh dan Aceh secara keseluruhan.
“Saat ini, saya lebih fokus untuk bekerja dan mengabdi sebagai Wali Kota Banda Aceh. Masih banyak PR yang harus kita selesaikan di sini dan juga di Aceh secara keseluruhan,” ujar Illiza pada Selasa (3/2/2025) dikutip dari Masakini.co.
Mantan Anggota DPR RI tersebut menekankan bahwa soal urusan partai ada mekanismenya dan harus mengikuti waktunya. Illiza mengatakan bahwa keputusan mengenai masa depan karir politiknya akan mengikuti aturan yang ada di partai, tanpa terburu-buru.
“Urusan partai ada waktunya. Semua ada mekanismenya. Jangan tergesa-gesa, kita lihat ke depan bagaimana takdir Allah, karena itu yang terbaik,” kata Illiza.
Selain itu, Illiza menjelaskan bahwa berinteraksi dengan tokoh politik lain atau melakukan silaturahmi adalah hal yang wajar dalam dunia politik. Menurutnya, pertemuan tersebut bertujuan untuk mendengarkan masukan dan ide yang dapat memperbaiki kinerja pemerintahan.
“Silaturahmi dan bertemu dengan tokoh-tokoh politik itu biasa. Kita meminta banyak masukan agar pemerintahan bisa lebih baik ke depan,” pungkas Illiza.





