Banda Aceh – Pemerintah Aceh melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Aceh menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Wirausaha Muda Zona II sebagai upaya memperkuat jiwa kewirausahaan generasi muda serta mendorong lahirnya pelaku usaha baru yang mandiri dan berdaya saing.
Bimtek yang diikuti 40 peserta dari berbagai daerah di Provinsi Aceh seperti Kota Banda Aceh, Aceh Besar, dan Bireuen ini berlangsung selama dua hari, dari tanggal 18 s.d 19 Desember 2025 di SEI Hotel, Jl. Tanoh Abe Kampung Mulia, Kota Banda Aceh.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan UKM Aceh yang diwakili Kabid Pemberdayaan Usaha Kecil, Hendra Saputra, ST, MM.
Ketua Panitia Pelaksana, Abdah Syahdan S. STP dalam laporannya menyampaikan, Bimtek Wirausaha Muda Zona II ini digelar sebagai upaya memperkuat jiwa wirausaha anak muda.
“Bimtek Wirausaha Muda Zona II diikuti 40 peserta dari berbagai daerah seperti Kota Banda Aceh, Aceh Besar, dan Bireuen. Sebelumnya Bimtek Wirausaha Muda Zona I diikuti 40 peserta dari wilayah Barat Selatan Aceh,” ujar Abdah Syahdan, saat menyampaikan laporan panitia pada acara pembukaan, Kamis (18/12/2025).
“Kegiatan ini digelar selama dua hari, Kamis dan Jumat tanggal 18 s.d 19 2025. Pemateri terdiri dari Tenaga Ahli dan Pengusaha Lokal yang berkompeten pada bidang dimaksud,” pungkasnya.
Kegiatan Bimtek yang diikuti puluhan pemuda dari berbagai kabupaten/kota di Aceh ini bertujuan membekali peserta dengan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi dalam mengembangkan usaha. Materi yang diberikan meliputi pengembangan ide bisnis, manajemen usaha, pemasaran, hingga pemanfaatan peluang usaha di era digital.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Aceh yang diwakili Kabid Pemberdayaan Usaha Kecil, Hendra Saputra, ST, MM dalam sambutannya menyampaikan bahwa anak muda memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Oleh karena itu, kata Hendra, melalui bimtek ini, para peserta bisa mendapatkan ilmu dan wawasan sehingga mampu membaca peluang usaha yang ada serta berani memulai dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
“Anak muda harus jeli melihat peluang, tidak takut mencoba, dan mampu berinovasi. Pemerintah hadir untuk memberikan pendampingan dan penguatan kapasitas agar wirausaha muda Aceh semakin tangguh,” ujarnya.
Ia menambahkan, Diskop UKM Aceh terus berkomitmen mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pembinaan, salah satunya bimtek kewirausahaan yang menyasar generasi muda di seluruh wilayah Aceh.
Tak luput, Hendra mengingatkan bahwa meski saat ini Aceh tengah berduka akibat diterpa musibah banjir dan longsong yang nyaris melumpuhkan seluruh kabupaten/kota, namun semangat jiwa wirausaha anak muda tidak boleh luntur.
Dia menegaskan bahwa pemuda Aceh harus tangguh dimana jiwa wirausaha harus terus tumbuh. “tetap semangat, terus konsisten dengan usaha yang dijalankan. Bagi yang baru mau memulai usaha, lihat dan manfaatkan setiap peluang yang ada,” pesannya.
“Di era digital saat ini ada banyak sekali peluang usaha yang bisa dijalankan. Mau buka usaha di bidang kuliner, fashion, peternakan, pertanian, digital marketing, silahkan. Kuncinya adalah kemauan dan konsistensi,” tegasnya.
Hendra mengingatkan para peserta jangan sampai ‘mengutuk dalam kegelapan’, menyalahkan keadaan dan tidak pernah mau mencoba. Ditegaskannya, kalau sudah mengambil keputusan untuk menjadi pengusaha, maka usaha tersebut harus dijalani dengan sungguh-sungguh.
”Kita tidak boleh mengutuk dalam kegelapan, mengeluh ini itu, menyalahkan keadaan, atau sebagainya. Dimana ada kesempatan, ayo kita berusaha. Bismillah, sungguh-sungguh dan konsiten, insya Allah usaha apa pun yang dijalankan akan berhasil,” pungkasnya.
Sekedar diketahui, Kegiatan Bimtek Wirausaha Muda Zona II ini, selain pemaparan materi dan motivasi, kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif dan berbagi pengalaman dari narasumber. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi dan aktif berdiskusi mengenai tantangan serta peluang usaha yang mereka hadapi.
Penulis : Muzakir
