Deretan Wakil Asia yang Berpotensi Menyingkirkan Tim Besar di Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026 bukan hanya menguji kefektifan aturan baru berupa tuan rumah tiga negara sekaligus penambahan jumlah peserta, tapi juga akan menjadi panggung pembuktian ketangguhan sederet wakil Asia.
Foto: Ilustrasi.

SinarPost.com Piala Dunia 2026 bukan hanya menguji kefektifan aturan baru berupa tuan rumah tiga negara sekaligus penambahan jumlah peserta, tapi juga akan menjadi panggung pembuktian ketangguhan sederet wakil Asia.

Seperti diketahui, Piala Dunia 2026 menghadirkan format baru, dimana tuan rumah penyelenggara pesta sepakbola terakbar ini digelar di tiga negara untuk pertama kalinya dalam sejarah, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Piala Dunia 2026 bukan hanya menempatkan tuan rumah bersama tiga negara, tapi juga menambah jumlah peserta dari format 32 tim menjadi 48 negara.

Baca: Tinggal Hitungan Hari, Ini Jadwal Pembukaan Piala Dunia 2026 dan Daftar Grup Peserta

Penambahan jumlah peserta tersebut membuat wakil dari setiap konfederasi juga ikut bertambah. Asia yang sebelumnya hanya memiliki 5 jatah perwakilan + satu wakil tambahan jika lolos melalui play-off antar konfederasi, kini memiliki 8 wakil yang lolos otomatis melalui kualifikasi.

Konfederasi Sepakbola Asia juga berhasil menambah satu wakil lagi yang didapat melalui ajang play-off antar konfederasi setelah Irak berhasil mengalahkan tim Amerika Latin, Bolivia. Sehingga total wakil Asia di Piala Dunia 2026 adalah 9 negara.

Adapun 9 negara Asia yang bertarung di Piala Dunia 2026 yaitu Iran, Jepang, Korea Selatan, Australia, Arab Saudi, Qatar, Yordania, Uzbekistan, dan Irak.

Iran, Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Arab Saudi merupakan langganan peserta Piala Dunia dari Benua Asia. Qatar dan Irak lolos untuk kedua kalinya, sementara Yordania dan Uzbekistan akan mengadu nasib untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Ke 9 Negara Asia tersebut terbagi dalam grup berbeda. Baca: Tinggal Hitungan Hari, Ini Jadwal Pembukaan Piala Dunia 2026 dan Daftar Grup Peserta.

Korea Selatan tergabung di Grup A bersama Meksiko, Republik Ceko, dan Afrika Selatan; Qatar akan melakukan peruntungan di Grup B bersama Kanada, Swiss, Bosnia dan Herzegovina.

Australia tergabung di Grup D bersama Turki, Amerika Serikat, dan Paraguay; Jepang menghuni Grup F bersama Swedia, Tunisia, dan Belanda; kemudian Iran menempati Grup G bersama Selandia Baru, Belgia, dan Mesir.

Wakil Asia selanjutnya adalah Arab Saudi yang tergabung di Grup H bersama Uruguay, Spanyol, dan Tanjung Verde; Irak menghuni Grup I bersama Norwegia, Prancis, dan Senegal; Yordania di Grup J bersama Austria, Yordania, Argentina, dan Aljazair; serta Uzbekistan di Grup K bersama Kolombia, Portugal, dan Kongo.

Wakil Asia yang Bakal Merepotkan Tim Besar

Jika melihat komposisi tersebut, ada sejumlah wakil Asia yang berpotensi besar merepotkan tim-tim besar dan melaju lebih jauh, bukan hanya sebatas penggembira di babak penyisihan grup. Korea Selatan, Jepang, dan Australia, adalah tiga negara asal Asia yang memiliki tradisi lolos ke babak 16 besar dan babak seterusnya.

Pencapaian terbaik Korea Selatan di Piala Dunia adalah menempati peringkat keempat yang diraih saat menjadi tuan rumah bersama jepang tahun 2022. Prestasi tersebut menjadikan Korea Selatan sebagai tim pertama di luar Eropa dan Amerika yang berhasil mencapai babak semifinal.

Jepang dan Australia mencatatkan pencapaian terbaik dengan menembus babak 16 besar. Jepang meraihnya pada edisi 2002 (saat menjadi tuan rumah bersama Korea Selatan), 2010, 2018, dan 2022. Sementara Australia meraihnya pada edisi 2006 dan 2022.

Jika melihat komposisi pemain Korea Selatan, Jepang, dan Australia saat ini, ada potensi besar wakil-wakil Asia tersebut akan mampu melaju lebih jauh pada edisi Piala Dunia 2026. Saat ini, negara-negara wakil Asia itu dihuni banyak pemain bintang yang bermain di klub-klub besar Eropa.

Korea Selatan, misalnya, ada Jens Castrop yang bermain di klub Jerman (Borussia Moenchengladbach), Bae Jun-ho (Stoke City/Inggris), Paik Seung-ho (Birmingham/Inggris), Yang Hyun-jun (Celtic/Scotlandia), Eom Ji-sung (Swansea/Inggris), dan Lee Kang-in (PSG/Prancis).

Selanjutnya Lee Dong-gyeong (Ulsan), Lee Jae-sung (Mainz/Jerman), Hwang In-beom (Feyenoord/Belanda), Hwang Hee-chan (Wolverhampton Wanderers/Inggris), hingga Son Heung-min, eks pemain bintang Tottenham Hotspur yang saat ini membela klub Amerika Serikat, Los Angeles FC.

Jepang juga dihuni sederet pemain bintang yang berkarir di liga-liga top Eropa. Ada Itakura (Ajax/Belanda), Tsuyoshi Watanabe (Feyenoord/Belanda), Takehiro Tomiyasu (Ajax/Belanda), Hiroki Ito (Bayern Munchen/Jerman), Yukinari Sugawara (Werder Bremen/Jerman), Wataru Endo (Liverpool/Inggris), dan Daichi Kamada (Crystal Palace/Inggris).

Kemudian ada Daizen Maeda (Celtic/Scotlandia), Ritsu Doan (Eintracht Frankfurt/Jerman), Ao Tanaka (Leeds United/Inggris), Kaishu Sano (Mainz 05/Jerman), Takefusa Kubo (Real Sociedad/Spanyol), Ayase Ueda (Feyenoord/Belanda), Ito Suzuki (SC Freiburg/Jerman), dan Kento Shiode (Wolfsburg/Jerman).

Australia kini juga punya sederet pemain bintang yang berlaga di Eropa. Ada Bos (Feyenoord/Belanda), Burgess (Swansea City/Inggris), Circati (Parma/Italia), Souttar (Leicester City/Inggris), Irvine dan Metcalfe (St Pauli/Jerman), Irankunda (Watford/Inggris), Toure (Norwich City/Inggris), dan Volpato (Sassuolo).

Tim Kuda Hitam Lain dari Asia

Selain Korea Selatan, Jepang, dan Australia, Asia juga memiliki tim tangguh lainnya yang bisa menjadi kuda hitam di ajang Piala Dunia 2026. Meski dalam beberapa edisi terakhir hanya mentok di babak penyisihan grup, namun ada kemungkinan kali ini setidaknya lolos ke babak 16 besar.

Misalnya Iran, meski negara yang saat ini sedang berperang melawan Amerika Serikat-Israel belum pernah lolos ke babak 16 besar selama enam kali keikutsertaannya, namun ada kemungkinan edisi ketujuh kali ini bisa berbuat banyak. Selain memiliki kombinasi pemain muda dan tua berpengalaman yang pantang menyerah, Timnas Iran juga mengusung misi tersendiri di edisi Piala Dunia kali ini.

Keikutsertaan Iran di Piala Dunia 2026 memang sempat menimbulkan tanda tanya, sebab status tuan rumah Amerika Serikat yang notabene saat ini sedang berperang dengan Iran, sempat mengancam tidak akan mengeluarkan visa. Timnas Iran dan official baru mengantongi visa dua hari lalu melalui Kedutaan AS di Turki.

Selama pertandingan berlangsung Timnas Iran tidak bermarkas di Amerika Serikat, melainkan di wilayah Meksiko yang berbatasan. Artinya, Timnas Iran akan menyeberang ke AS menjelang pertandingan. Meski Timnas Iran terpukul secara psikologis namun kondisi tersebut juga menjadi motivasi tersendiri yang ingin membuktikan ketangguhan di negara musuh bebuyutan.

Kuda hitam asal Asia selanjutnya adalah Arab Saudi. Sejauh ini negara dengan Liga Sepakbola yang tengah naik daun akibat invasi pemain-pemain bintang dari Eropa baru sekali menembus babak 16 besar pada debut mereka di Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat.

Berkat Liga Sepakbola yang semakin berkembang yang kini banyak dihuni pemain-pemain bintang dari Eropa hingga Brazil, pemain Timnas Arab Saudi tentu sudah memiliki modal besar dalam menghadapi tim-tim besar. Jika edisi Piala Dunia 2022 mampu mengalahkan tim sekelas Argentina, bukan hal yang mustahil untuk mengalahkan Uruguay, Spanyol, dan Tanjung Verde di Grup H Piala Dunia 2026.

Jangan lupa ada satu lagi tim kuda hitam dari Asia, yaitu Uzbekistan. Meski Piala Dunia 2026 merupakan edisi pertama mereka, bukan hal yang mustahil bagi negara Asia tengah ini untuk mengalahkan Kolombia, Portugal, dan Kongo di Grup K untuk mencapai babak 16 besar.

Apalagi Uzbekistan saat ini berada di bawah asuhan pelatih asal Italia, Fabio Cannavaro. Mantan kapten timnas Italia yang mengangkat trofi Piala Dunia 2006 ini tentu memiliki segudang taktik untuk menjinakkan tim-tim besar. Hal ini sudah dibuktikan selama ajang kualifikasi, dimana dalam 16 pertandingan hanya sekali menelan kekalahan.

Kekuatan utama Uzbekistan bukan hanya terletak pada sosok pelatih dengan pengalaman mengangkat trofi Piala Dunia, tapi skuad yang solid dan pantang menyerah.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *