SinarPost.com, Banda Aceh – Pemerintah Aceh menyampaikan bahwa dana Transfer ke Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat untuk Aceh akan segera disalurkan, yang peruntukannya untuk pemulihan dampak bencana banjir dan longsor hingga perbaikan jalan dan jembatan.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir Syamaun pada rapat koordinasi penanganan inflasi, peringatan Malam Nuzulul Qur’an dan Festival Ramadhan 1447 H, yang berlangsung di ruang rapat Setda Aceh, Rabu (4/3/2026).
Hadir dalam rapat ini Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Alibasyah, Kajati Aceh Yudi Triadi, perwakilan dari Kodam Iskandar Muda, Kepala BPKP Perwakilan Aceh Nanang Agus Sutrisno serta para Asisten, Staf Ahli dan para Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh.
Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir yang turut mendampingi Wagub menjelaskan, dana Transfer Ke Daerah sudah dikirim oleh Pemerintah Pusat dan akan segera disalurkan.
“Rp824 miliar dana TKD akan segera disalurkan, sebahagian untuk penanganan bencana, terutama pemulihan dini di Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Pidie, Pidie Jaya dan Aceh Tengah,” ungkap M. Nasir.
Sekda Aceh tersebut juga menjelaskan bahwa sesuai instruksi Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem), sebagai dana TKD juga akan diperuntukkan untuk perbaikan jalan dan jembatan.
“Sesuai instruksi Pak Gubernur, dana TKD juga harus digunakan untuk perbaikan jalan dan jembatan,” kata Nasir.
Pada kesematan ini, Sekda Aceh juga menyampaikan bahwa pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi korban banjir dan longsor telah mencapai 60 persen yang tersebar di berbagai kabupaten/kota terdampak. Ditergetkan Huntara rampung 100 persen sebelum lebaran
“Saat ini, Huntara sudah dibangun lebih dari 60 persen. Karena itu, target kita Huntara 100 persen selesai sebelum lebaran Insya Allah akan tercapai,” demikian pungkas Sekda M. Nasir.





