SinarPost.com, Takengon – Kabupaten Aceh Tengah memiliki banyak tempat wisata yang menyimpan pesona alam menakjubkan. Salah satunya adalah ‘Danau Laut Tawar’ yang telah lama menjadi destinasi wisata unggulan dari Tanah Gayo.
Siapa saja yang berkesempatan pergi ke Takengon dipastikan akan terpana dengan pemandangan alamnya, apalagi nuansa Danaunya yang menjadi pemikat bagi siapa saja yang berlibur ke sana.
Danau Laut Tawar tentu saja menjadi destinasi wisata utama di Aceh Tengah yang berhawa sejuk. Eksistensi Danu ini juga sangat penting dalam mendongkrak ekonomi masyarakat dataran tinggi Gayo, karena saban tahun wisatawan baik domestik hingga mancanegara terus membanjiri wilayah tersebut.
Dataran tinggi Gayo memiliki struktur geografis alam yang sangat indah di sepanjang wilayahnya, ditambah seni budayanya yang unik, keberadaan kopi yang mendunia dan tentu saja Dana Laut Tawarnya, menjadi magnet yang memikat wisatawan untuk melakukan petualangannya ke wilayah tengah Aceh ini.
Selain itu juga terdapat beberapa spot wisata sejarah yang bisa dikunjungi wisatawan untuk menambah wawasan dan pengalaman saat berlibur ke sana, seperti Legenda Goa Putri Pukes di sekitar Danau Laut Tawar.
Danau Laut Tawar yang indah, asri, dan sejuk, terletak di pinggir Kota Takengon – Ibu Kota Aceh Tengah. Anda dapat mengelilingi menikmati keseluruhan panorama indah Danau Laut Tawar menggunakan kendaraan roda dua dan empat. Anda juga bisa merasakan sensasi langsung Danau tersebut dengan menaiki perahu mesin yang disediakan oleh para pelaku wisata di sana.
Puas berkeliling, selanjutnya wisatawan bisa menikmati pemandangan alam yang eksotis sambil ngopi di cafe-cafe yang ada di bibir pantai. Sekarang sudah banyak spot wisata gaya modern yang dibuat di sepanjang Danau yang bisa dinikmati. Satu diantara banyak tempat yang digemari wisatawan adalah Dermaga Pante Menye.
Di sekitar Danau Laut Tawar juga tersedia banyak spot wisata yang bisa dinikmati seperti Landmark Danau Lut Tawar di Desa Mendele, Putri Pukes, spot camping di pinggir danau, Pantai Ketibung, Pantai Menye hingga Gampong Toweran.
Keindahan Laut Tawar Bisa Dinikmati dari Berbagai Sudut
Keindahan Danau Laut Tawar bisa dinikmati dari berbagai sudut. Jika ingin mengabadikannya dengan latar bertuliskan Danau Laut Tawar, anda bisa berkunjung ke Kampung Mendale kawasan pinggiran Kota Takengon. Tak jauh dari pusat Kota di tempat ini terdapat salah satu objek wisata yang dikelola Pemerintahan Kampung Mendale Kecamatan Kebayakan.
Objek wisata ini ramai dikunjungi oleh wisatawan. Tak sempurna berwisata ke danau Laut Tawar jika tidak mensinggahi tempat ini dan jangan lewatkan momen bersua foto dengan latar tulisan “Danau Lut Tawar” bersama keluarga dan orang-orang tercinta.
Anda juga bisa melepas penat setelah lelah berutinitas sehari-sehari sembari menyaksikan tenangnya air danau dan semilir angin sepoi-sepoi di tempat-tempat duduk yang disediakan. Bagi yang ingin mengarungi danau Lut Tawar bersama orang-orang terdekat juga bisa menaiki kapal kayu yang disewakan oleh pengelola objek dengan harga terjangkau.
Berada persis dipinggiran jalan Takengon-Bintang, anda bisa memarkirkan kendaraan anda dengan nyaman saat berwisata ke tempat ini. Berdekatan dengan objek wisata sejarah dan arkeologi Ceruk Mendale ini, di sekitar kawasan ini juga tersedia penginapan, rumah makan dan kios-kios untuk kebutuhan saat berrekreasi mengisi hari libur atau kapanpun.
Hamparan Danau Lut Tawar juga dari tempat objek wisata Pante Menye Kacamatan Bintang. Disana terdapat salah satu Dermaga berbentuk Kerawang Gayo. Warga menyebutnya Dermaga Pante Menye, sebuah nama dari daerah lokal, jika ditranslet artinya (Pantai Manja). Lebih detail, jika anda berkunjung ke Pantai tersebut akan memanjakan mata anda melihat indahnya alam dan hamparan Danau.
Bangunan itu sengaja dibuat oleh Pemerintah Daerah dengan icon mirip perahu dan icon kearifan lokal kerawang Gayo yang menjadi khasnya Kabupaten penghasil kopi Arabika itu.
Selain itu, anda akan disuguhkan dengan alat-alat menangkap ikan yang digantung, warga disana menyebutnya “Serue” salah satu alat untuk menangkap ikan dengan cara ditenggelamkan kedasar danau pada sore hari dan diambil pada pagi harinya. Ribuan wisatawan berkunjung ke sini tiap tahunnya, baik wisatawan lokal, nasional, hingga mancanegara.
Duta Wisata Kabupaten Aceh Tengah, Aden Guntara, mengatakan bahwa saat ini sektor pariwisata di kabupaten tersebut sudah mulai pulih seiring membaiknya akses jalan ke daerah tersebut. Kini, beberapa bulan pasca bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh pada akhir November 2025, wisatawan yang mengunjungi Aceh Tengah khususnya Danau Laut Tawar sudah semakin ramai lagi.
“Akses jalan ke Aceh Tengah sudah normal, begitu juga dengan sektor pariwisata disini sudah berangsur membaik. Tempat-tempat wisata yang sebelumnya terkena dampak bencana sudah dibuka kembali seratus persen. Aceh Tengah sangat menanti kunjungan wisatawan, baik lokal, nasional maupun mancanegara,” ujar Aden Guntara kepada media ini.
Ia menyebut, Aceh Tengah memiliki banyak tempat wisata indah yang layak dikunjungi. Selain Danau Laut Tawar, ada Pantang Terong, Bur Telege, wisata budaya, hingga agrowisata kopi.
“Saya mengajak wisatawan untuk kembali berkunjung Aceh Tengah. Kunjungan wisatawan akan membangkitkan kembali sektor ekonomi masyarakat yang sempat terpuruk akibat bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu. Ayo datang ke Aceh Tengah. Selain memiliki alam yang indah, Aceh Tengah juga sangat aman bagi wisatawan,” pungkasnya. (Adv)





