Asrama Haji Aceh Lengkapi Fasilitas Manasik dengan Mockup Pesawat

Mockup Pesawat di Asrama Haji Embarkasi Aceh, Banda Aceh. Foto: Muhammad Fadhil/sinarpost.com

SinarPost.com, Banda Aceh – Asrama Haji Embarkasi Aceh menjadi yang pertama memiliki mockup pesawat asli dan utuh di Indonesia. Fasilitas manasik tersebut merupakan hibah dari PT Garuda Indonesia atas inisiatif Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak.

Kepala UPT. Asrama Haji Embarkasi Aceh, Irsyadi mengatakan gagasan pembangunan mockup pesawat itu berawal dari pertemuan dengan Dahnil Anzar Simanjuntak saat kunjungan ke Aceh pada bulan Ramadhan 2025 lalu.

Read More

“Ini seperti yang kita sampaikan kepada beliau pada bulan Ramadhan tahun 2025 lalu saat kunjungan Aceh, bahwa kita berharap kalau bisa berbeda lah dari yang lain, kalau bisa untuk Aceh yang pesawat yang asli,” kata Irsyadi, Minggu (15/2/2026).

Menurut Irsyadi, aspirasi tersebut diingat oleh Pak Dahnil dan kemudian ditindaklanjuti melalui komunikasi langsung dengan manajemen Garuda Indonesia.

“Saat itu, Pak Dahnil ingat apa yang kita sampaikan dan berkomunikasi dengan pihak Garuda Indonesia. Itu merupakan hibah dari Garuda Indonesia, tanpa ada anggaran sepeser pun dari kita, kita penerima manfaat,” ujar Irsyadi.

Ia menjelaskan, mockup pesawat tersebut merupakan hibah pihak Garuda Indonesia kepada Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) dan Asrama Haji Embarkasi Aceh sebagai penerima manfaat akan mendayagunakannya sebagai sarana edukasi manasik haji dan umrah berbasis praktik.

“Tujuan dari mockup pesawat ini adalah untuk pembinaan kepada jemaah haji, bukan hanya ibadah, sekarang yang perlu juga pemahaman pada saat perjalanan menggunakan transportasi udara,” kata Irsyadi.

Ia menuturkan, waktu penerbangan jemaah haji dari Aceh ke Arab Saudi mencapai 7 hingga 8 jam, sehingga diperlukan pemahaman praktis mengenai aktivitas selama di dalam pesawat.

“Bagaimana tata cara shalat di dalam pesawat, bagaimana menggunakan toilet, bagaimana menggunakan fasilitas seat belt, tayamum, dan banyak hal-hal lainnya juga, termasuk bagaimana mempertahankan kebugaran di dalam pesawat,” ujarnya.

Menurut Irsyadi, penggunaan pesawat asli sebagai sarana praktik akan memberikan pengalaman nyata bagi jemaah, terutama bagi jemaah lanjut usia yang belum pernah menggunakan transportasi udara.

“Karena banyak jemaah haji, terutama orang tua kita yang belum pernah menggunakan alat transportasi udara, jadi ini salah satu rangkaian yang sangat positif tentunya memberikan edukasi kepada jemaah,” katanya.

Selain untuk manasik haji dan umrah, mockup pesawat tersebut juga dirancang menjadi ikon baru Asrama Haji Embarkasi Aceh sekaligus sarana edukasi publik.

“Pesawat ini juga jadi ikon di Asrama Haji Embarkasi Aceh. Di samping kepentingan untuk jemaah haji, juga untuk sarana edukasi manasik haji dan umrah kepada anak-anak dan pelajar,” ujar Irsyadi.

Irsyadi menegaskan, meskipun sejumlah asrama haji di Indonesia telah memiliki mockup pesawat untuk sarana edukasi manasik, Asrama Haji Aceh akan menjadi yang pertama memiliki mockup dengan pesawat utuh dan asli.

“Beberapa asrama haji telah memiliki mockup pesawat sebagai sarana manasik haji, akan tetapi, Alhamdulillah, Aceh menjadi yang pertama memiliki mockup pesawat utuh dan asli,” ujarnya.

Laporan : Muhammad Fadhil

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *