SinarPost.com, Banda Aceh – Menyambut Hari Raya (Lebaran) Idul Fitri 1447 H/2026, Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh menghadirkan senyum bahagia bagi ratusan anak yatim. Kebahagian anak yatim ini dihadirkan dalam bentuk pemberian kupon belanja baju baru untuk hari raya yang merupakan adat bagi masyarakat Indonesia, khususnya Aceh.
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal bersama Wakil Wali Kota Afdhal Khalilullah mendampingi langsung belanja baju lebaran anak yatim di Pasar Aceh pada Kamis (12/3/2026). Keduanya menemani dari satu toko ke toko lainnya dengan sesekali ia membantu memilihkan baju, sepatu, hingga perlengkapan Lebaran yang sesuai dengan keinginan anak-anak yatim.
Sebanyak 171 anak yatim dari Kecamatan Jaya Baru mengikuti kegiatan belanja bersama yang digelar Pemerintah Kota Banda Aceh. Setiap anak diberikan kupon belanja senilai Rp500 ribu untuk membeli perlengkapan hari raya.
“Alhamdulillah hari ini hari pertama kami melaksanakan kegiatan belanja bersama para anak yatim di Pasar Atjeh. Per anak kita berikan Rp500 ribu untuk berbelanja kebutuhan Lebaran,” ujar Illiza.
Ia menjelaskan kegiatan tersebut akan berlangsung hingga 17–18 Maret mendatang dengan total penerima manfaat sebanyak 1.150 anak yatim dari seluruh kecamatan di Kota Banda Aceh.
Menurutnya, program tersebut merupakan agenda rutin tahunan pemerintah kota yang terus diperluas agar semakin banyak anak yatim dapat merasakan kebahagiaan Ramadan.
“Ini kegiatan rutin setiap tahun seperti tahun lalu, namun tahun ini jumlahnya bertambah. Mudah-mudahan tahun depan bisa jauh lebih besar lagi sehingga semakin banyak anak yatim yang bisa kita bahagiakan menyambut Idulfitri,” kata Illiza.
Ia juga mengajak masyarakat Kota Banda Aceh untuk turut berpartisipasi menyantuni anak yatim. Salah satunya melalui gerakan menabung untuk anak yatim yang rencananya akan dibuka setiap 15 Ramadan.
“Mudah-mudahan seluruh masyarakat kota dapat ikut mendukung, terutama bagi yang mampu, dengan menyisihkan rezekinya untuk para yatim. Insyaallah jika kita lakukan bersama, tidak ada lagi anak yatim di Banda Aceh yang tidak tersantuni dengan baik,” ujarnya.
Menurut Illiza, kepedulian terhadap anak yatim merupakan amanah yang diajarkan dalam Islam. Karena itu ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi gerakan bersama masyarakat untuk menebar kepedulian dan kebahagiaan di bulan suci Ramadan.





